Tata Cara Minum Air Zam-Zam

7 Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam Beserta Doa Yang Disunnahkan

Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam – Salah satu nikmat yang diberikan Allah Ta’ala di kota Mekkah adalah adanya air zam-zam. Sejarah air zam-zam yang masih diajarkan kepada anak cucu kita tidak akan terlupakan di benak umat muslim. Air zam-zam sudah ada sejak sebelum Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam dilahirkan sampai detik ini.

Penelitian Air Zam-Zam

penelitian kristal air zam-zam

Menurut berbagai penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan bahwa air zam-zam mengandung zat fluorida yang memiliki peran untuk membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Kemudian terdapat juga berbagai perbedaan air zam-zam dengan air sumur yang letaknya berada di kota Mekah dan sekitarnya yakni dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak terdapat pada air zamzam. Hal tersebut yang menyebabkan para jamaah yang kelelahan menjadi segar bugar kembali dan bisa juga menyembuhkan Penyakit.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam menerangkan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam  menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air yang terbuat dari kulit, lalu membawanya kembali ke Kota Madinah. Air zamzam itu dipakai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam untuk memerciki orang sakit lalu disuruh meminumnya.

Fakta Air Zam-zam

Fakta air zam-zam

Sejumlah ilmuwan yang meneliti tentang manfaat air zam-zam ini menemukan fakta bahwa air zam-zam memang berbeda. Terutama kandungan air yang berbeda dengan sumur yang terletak di sekitar Kota Makah. Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya juga lebih tinggi dibanding sumur lainnya,

Air zam-zam mempunyai manfaat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.

Zat fluorida yang terkandung di dalam air zam-zam bermanfaat untuk menghilangkan kuman-kuman yang berada dalam kandungan airnya. Lebih menakjubannya lagi adalah, tidak ada sedikit pun lumut yang menempel di sumur ini.

Air Zam-zam selalu terbebas dari berbagai macam virus atau kuman. Sungguh kuasa Allah Ta’ala dan keberkahan air zam-zam ini, disaat sumur-sumur yang terletak di sekitar kota Mekkah sedang mengering namun air zam-zam ini tetap mengalir dengan derasnya.

Pada saat setelah melaksanakan thawaf dan shalat dua raka’at dibelakang makam Nabi Ibrahim Alaihi Salam para jamaah haji atau umroh dianjurkan untuk meminum air zam-zam. Dan Pada saat ingin meminum air zam-zam tersebut ada adab atau tata cara yang perlu anda perhatikan. Berikut ini adalah adab atau tata cara minum air zam-zam:

Adab atau Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Adab Minum Air Zam-Zam

Dalam artikel ini kami akan membahas sedikit mengenai apa saja adab-adab sebelum dan sesudah meminum air zam-zam. Ilmu ini nantinya akan bermanfaat ketika anda sedang melaksanakan ibadah umroh ataupun haji. Apabila artikel ini bermanfaat anda bisa catat di buku anda atau share di sosial media yang anda miliki untuk mengingat kembali ilmu yang sudah anda dapatkan.

  1. Membaca Basmalah Saat Ingin Meminum Air Zam-zam

Adab atau Tata Cara Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Membaca basmalah sebelum melakukan sesuatu merupakan hal yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Setelah melakukan sesuatu hendaknya jug diakhiri dengan membaca hamdalah.

Hal tersebut juga dianjurkan pada saat anda ingin meminum air zam-zam, disunnahkan membaca basmalah terlebih dahulu sembari menghadap ke kiblat. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bahwa segala sesuatu itu haruslah diawali dengan membaca basmalah.

  1. Meminum Air Zam-zam Menggunakan Tangan Kanan

Adab Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa membiasakan diri untuk menggunakan tangan sebelah kanan pada saat ingin makan ataupun minum. Karena sejatinya ketika anda memakan atau meminum menggunakan tangan kiri itu artinya anda meniru kebiasaan setan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

“Jika salah seorang dari kalian hendak makan, hendaklah makan dengan tangan kanan. Dan apabila ingin minum, hendaklah minum dengan tangan kanan. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).

  1. Duduk Ketika Meminum Air Zam-zam

Tata Cara Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa pada saat minum dilarang sambil berdiri.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Janganlah kalian minum sambil berdiri. Barang siapa lupa sehingga minum sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya.” (HR. Ahmad no 8135)

  1. Hindari Minum Sekali Teguk Hingga Habis

Adab atau Tata Cara Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Adab atau tata cara meminum air zam-zam yang berikutnya yakni tidak meminum dengan sekali tegukan hingga habis. Minumlah dengan tanaffus (bernafas) sebanyak tiga kali.

Sebagaimana sabda Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan, “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam minum beliau mengambil nafas di luar wadah air minum sebanyak tiga kali.” Dan beliau bersabda, “Hal itu lebih segar, lebih enak dan lebih nikmat.” Anas mengatakan, “Oleh karena itu ketika aku minum, aku bernafas tiga kali.” (HR. Bukhari no. 45631 dan Muslim no. 2028).

Bernafas tiga kali dalam hadits di atas adalah bernafas di luar wadah air minum dengan sedikit menjauhkan wadah tersebut dari mulut terlebih dahulu, karena bernafas dalam wadah air minum adalah satu hal yang terlarang sebagaimana penjelasan di atas.

  1. Memperbanyak DOA ketika Meminum Air Zam-Zam

Doa minum air zam-zam
Doa minum air zam-zam

Salah satu keberkahan yang diberikan Allah Ta’ala melalui Air Zam-zam adalah dikabulkanya doa melalui keberkahan air zam-zam. Oleh karena itu, pada saat minum air zam-zam dianjurkan untuk memperbanyak doa. Hal ini merupakan salah satu doa yang sering diucapkan pada saat meminum air zam-zam:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً ناَفِعاً ، وَرِزْقاً وَاسِعاً وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu, ilmu yang bermanfaat, rizqi yang melimpah, dan kesembuhan dari setiap penyakit”

  1. Minum sampai terasa kenyang

Tata Cara Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

“Sesungguhnya tanda yang membedakan antara Kita dangan orang-orang munafiq. Sesungguhnya mereka tidak minum air zamzam itu sehingga kenyang.” (HR. Ibnu Majah)

  1. Membaca Hamdalah seusai meminum Air Zam-Zam

Adab Minum Air Zam-Zam
Adab dan Tata Cara Minum Air Zam-Zam

Mengucapkan kalimat hamdalah merupakan bentuk syukur kita kepada Allah Ta’ala yang telah menurunkan banyak sekali nikmat kepada kita semua.

Daripada Abdullah bin Abi Mulaikah,

katanya: Seorang laki-laki telah datang menemui lbnu Abbas.

Lalu bertanya lbnu Abbas: “Tuan datang dari mana?”

Lelaki itu menjawab: “Saya baru lepas minum air Zamzam”.

Tanya lbnu Abbas lagi: “Adakah tuan minum itu mengikut cara yang sepatutnya’?”

Lelaki itu tidak menjawab, sebaliknya bertanya pula kepada lbnu Abbas: “Bagaimanakah caranya wahai lbnu Abbas?”

Maka lbnu Abbas pun menjelaskan: “Apabila minum air Zamzam hendaklah menghadap kiblat, sebutkan nama Allah (baca Bismillah) dan bernafas di luar bijana ,kemudian baru teguk lagi,dan (sesudah selesai minum) ucapkan pujian kepada Allah (baca Alhamdulillah). Sesungguhnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Perbedaan diantara kita dan orang ramai (kaum munafik) ialah bahawa mereka itu tidak suka meneguk (minum) air zamzam.” (Hadis riwayat Addara Qutni dan lbnu Majah).

Leave a Comment